Langsung ke konten utama

Peneguhan Anggota Sidi Baru GMIT Ebenheizer Oefau.

Jurnalkensa_Dalam periode pelayanan tahun 2020 Majelis Jemaat Ebenheizer Oefau, Klasis Mollo Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, kembali menyelenggarakan Peneguhan Anggota Sidi Baru sebanyak 36 Orang, Sabtu (19/12/20), bertempat di gedung kebaktian tersebut.


Pelaksanaan kegiatan peneguhan ini berlangsung pada pukul 09.00 WITA

Bersama-sama anggota sidi baru yang di tabiskan sebanyak 36 orang tersebut juga di saksikan oleh para orang tua dari masing-masing anggota sidi baru, bapa dan mama sarani, serta para presbiter yang melayani
Hari ini merupakan hari yang sangat indah, bagi kehidupan gereja, khususnya jemaat di tempat ini, dimana kita menyaksikan lagi ada tunas-tunas baru, pertumbuhan pengharapan generasi pelayanan yang Tuhan beri, sebagai bagian dari ketetapan, janji Allah bahwa gereja tidak akan pernah punah.

Kebaktian utama tersebut, dengan melandaskan Firman Tuhan pada bacaan Matius 5 : 33-37.

Dalam mengucapkan janji itu sederhana, mudah di mengerti, mudah di hafal dan serta perlu di pahami dengan baik.

Khotbah yang di sampaikan oleh Pdt Selvi Nalle-Ndun, S.Th, mengungkapkan bahwa" Janji itu sederhana, mudah di mengerti, dan mudah di hafal, tetapi janji-janji yang di ucapkan, tanpa menghayati makna dari janji itu, membuat kita dalam pelaksanaan bisa lupa kalau kita tidak hadapi apa yang kita ucapkan.Begitu juga dalam janji iman, kalau kita tidak menghayati setiap kalimat dalam butiran janji yang diucapkan meskipun, kalimat-kalimat yang mudah di mengerti dan juga mudah di hafal, tetapi jika kita mengucapkan dengan tidak menghayati dan tidak jujur, bisa saja dalam perjalanan waktu, iman kita menunjukkan bukti, bahwa kita tidak setia pada janji kita sendiri", jelas Pdt.Selvi.

Sementara itu dalam bagian akhir khotbah di sampaikan juga bahwa di harapkan kita ada dalam kebenaran, dan sungguh-sungguh terbuka, di hadapan Tuhan.

Apa yang ada di dalam hati kita, nyalakan melalui perkataan dan kelakuan dan pada akhirnya, orang lain akan melihat bahwa kita hidup, dari janji-janji yang kita ucapkan.

Kebaktian yang berlangsung ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Untuk di ketahui, seusai kebaktian utama, langsung di lanjutkan dengan ibadah syukuran atas peneguhan sidi baru yang telah di laksanakan, yang di pimpin oleh anggota sidi baru yang di tunjuk serta telah mengucapkan janji imannya pada hari ini(RUDI SABUNA).






Komentar

Postingan populer dari blog ini

ujian kensa 2026

Web Ulangan Harian Online Sisa Waktu: 60:00 Ulangan Harian Online *PENTING: Membuka aplikasi lain atau pindah tab saat ujian berlangsung akan membuat soal tertutup otomatis! Pilih Kelas Kelas X-A Kelas X-B Kelas XI-A MULAI UJIAN Memuat…

CERITA RAKYAT "FATU ATONIS" OLEH : THOMAS E.KABU

Pada zaman dahulu di kerajaan Amanatun tepatnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berkuasalah seorang raja yang bernama Usif Banmeni. Usif Banmeni mempunyai banyak sapi, kuda dan kambing. Diantara sekian banyak ternak, terdapat dua orang gembala yang bernama Neno dan Fai. Tugas khusus Neno dan Fai adalah menggembalakan kambing-kambing milik Usif Banmeni tersebut. Pada suatu hari, beberapa ekor kambing yang digembalakan oleh Neno dan Fai hilang. Neno dan Fai masuk hutan keluar hutan mencari kambing-kambing itu. Lalu mereka tiba pada sebuah sungai yang bernama sungai Tumut (Noe Tumut). Sungai (Noe) tersebut merupakan batas alam antara Desa Lilo, Kecamatan Amanatun Utara dengan Desa Oeleu, Kecamatan Toianas. Setelah menyeberangi sungai itu, turunlah hujan yang amat deras. Kilat dan halilintar sambung-menyambung seakan-akan membelah bumi. Mereka mulai merasa dingin, lapar dan ketakutan. Didalam kegelapan senja itu nampaklah sebuah rumah bulat (Ume Kbubu). Rumah bulat (Um...

"SMK Kencana Sakti Haumeni Melaksanakan Seminar Kasus".

Jurnalkensa- Kapan Sebagai salah satu bentuk penerapan antara program pendidikan di sekolah dengan penguasaan program keahlian yang di peroleh maka di lakukan Praktek Sistem Ganda bagi siswa SMK. Sebagaimana pada saat melaksanakan  Praktek Sistem Ganda ini, setiap peserta didik, di harapkan mampu melaksanakan setiap kompetensi keahlian yang menjadi dasar bagi peserta didik tersebut. Pengalaman-pengalaman yang di dapat oleh peserta didik pada saat melaksanakan Praktek Sistem Ganda bisa menjadi sebuah informasi yang baik untuk bisa di terapkan Bertempat di Puskesmas Kapan, sebanyak 14 orang dari gelombang pertama, yang melaksanakan Praktek Sistem Ganda selama 2 Minggu, membuat seminar kasus yang di presentasikan di depan Kepala Puskesmas, Pembimbing dari sekolah serta peserta Praktik Sistem Ganda yang hadir untuk mengikuti seminar kasus tersebut, Jumat, (23/07/21), bertempat di Ruang Aula Puskesmas tersebut. Presentasi yang di laksanakan ini dengan tetap menerapkan Protok...