Langsung ke konten utama

"ANGKATAN PERTAMA SMK KENCANA SAKTI HAUMENI SOE MELAKSANAKAN TEMU PISAH"

buser-indonesia.Com. SOE, ada waktu bertemu, Ada waktu untuk berpisah, ada waktu untuk menggengam, ada waktu untuk melepaskan genggaman, ada waktu untuk mendidik dan mengajar, ada waktu untuk melihat hasil akhir. Ada waktu untuk beranjak ke jenjang yang lebih tinggi.

Adalah rangkaian kata yang dapat menggambarkan rasa dan asa yang keluarga besar SMK Kencana Sakti Haumeni dalam acara temu pisah bersama angkatan pertama SMK Kencana Sakti Haumeni, berlangsung di halaman gedung sekolah tersebut pada, Jumat, (04/06/21).


Dalam acara temu pisah ini di hadiri oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru, Ketua Program Keahlian, serta Wali Kelas dari Jurusan  Asisten Keperawatan, Akomodasi Perhotelan serta Usaha Perjalanan Wisata.


Pantauan dalam acara temu pisah ini, ada ungkapan hati dari perwakilan  Ketua Program Studi 3 Prodi, Adel Leo, S.Kep., Ns, Perwakilan Wali Kelas, Servasius Faot, S.Tr.,Par, Perwakilan Siswa, Jumiati Tefanay, serta Puisi oleh Yorni Selan, dan sambutan oleh Kepala Sekolah SMK Kencana Sakti



Dalam kesempatan tersebut, Dra.Hubertha Haning, MM, mengungkapkan siswa -siswi perdana di sekolah tersebut memberi banyak hal, terutama berkontribusi dalam kelangsungan hidup sekolah tersebut. Baginya, mereka telah sukses berbagi suka dan duka bersama.



" selama 3 tahun anak-anak bersama kami,  susah senang bersama-sama, sekolah  tidak akan menjadi seperti ini tanpa anak-anak angkatan pertama ", jelasnya



Sementara itu salah satu perwakilan siswa, Jumiati Tefanai dalam sambutannya menjelaskan bahwa, selama di bina di sekolah tersebut telah menjadikannya siswi yang berkarakter baik. Banginya kesempatan untuk belajar bersama dewan guru dan teman-teman adalah kesempatan terindah. 



" Dengan hati yang sangat tulus, kami mau bilang terima kasih untuk semua bapak ibu guru, pahatan karakter yang kami terima, lukisan kenangan, tidak meninggalkan semuanya. Sekali lagi terima kasih pahlawan kami  Jasa bapa ibu akan tetap terlukis dalam benak perjalanan masa depan kami", tandasnya.



Selanjutnya acara temu pisah diakhiri dengan pengalungan selendang kepada kepala sekolah bersama Wali Kelas, foto bersama guru-guru serta foto bersama angkatan pertama sebanyak 139 orang hadir serta mengikuti acara ini.( Berita dan Foto Rudi Sabuna)
Sumber : Buser-indonesia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ujian kensa 2026

Web Ulangan Harian Online Sisa Waktu: 60:00 Ulangan Harian Online *PENTING: Membuka aplikasi lain atau pindah tab saat ujian berlangsung akan membuat soal tertutup otomatis! Pilih Kelas Kelas X-A Kelas X-B Kelas XI-A MULAI UJIAN Memuat…

CERITA RAKYAT "FATU ATONIS" OLEH : THOMAS E.KABU

Pada zaman dahulu di kerajaan Amanatun tepatnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berkuasalah seorang raja yang bernama Usif Banmeni. Usif Banmeni mempunyai banyak sapi, kuda dan kambing. Diantara sekian banyak ternak, terdapat dua orang gembala yang bernama Neno dan Fai. Tugas khusus Neno dan Fai adalah menggembalakan kambing-kambing milik Usif Banmeni tersebut. Pada suatu hari, beberapa ekor kambing yang digembalakan oleh Neno dan Fai hilang. Neno dan Fai masuk hutan keluar hutan mencari kambing-kambing itu. Lalu mereka tiba pada sebuah sungai yang bernama sungai Tumut (Noe Tumut). Sungai (Noe) tersebut merupakan batas alam antara Desa Lilo, Kecamatan Amanatun Utara dengan Desa Oeleu, Kecamatan Toianas. Setelah menyeberangi sungai itu, turunlah hujan yang amat deras. Kilat dan halilintar sambung-menyambung seakan-akan membelah bumi. Mereka mulai merasa dingin, lapar dan ketakutan. Didalam kegelapan senja itu nampaklah sebuah rumah bulat (Ume Kbubu). Rumah bulat (Um...

"SMK Kencana Sakti Haumeni Melaksanakan Seminar Kasus".

Jurnalkensa- Kapan Sebagai salah satu bentuk penerapan antara program pendidikan di sekolah dengan penguasaan program keahlian yang di peroleh maka di lakukan Praktek Sistem Ganda bagi siswa SMK. Sebagaimana pada saat melaksanakan  Praktek Sistem Ganda ini, setiap peserta didik, di harapkan mampu melaksanakan setiap kompetensi keahlian yang menjadi dasar bagi peserta didik tersebut. Pengalaman-pengalaman yang di dapat oleh peserta didik pada saat melaksanakan Praktek Sistem Ganda bisa menjadi sebuah informasi yang baik untuk bisa di terapkan Bertempat di Puskesmas Kapan, sebanyak 14 orang dari gelombang pertama, yang melaksanakan Praktek Sistem Ganda selama 2 Minggu, membuat seminar kasus yang di presentasikan di depan Kepala Puskesmas, Pembimbing dari sekolah serta peserta Praktik Sistem Ganda yang hadir untuk mengikuti seminar kasus tersebut, Jumat, (23/07/21), bertempat di Ruang Aula Puskesmas tersebut. Presentasi yang di laksanakan ini dengan tetap menerapkan Protok...