Langsung ke konten utama

PELEPASAN 4 GURU SMK KENCANA SAKTI HAUMENI SOE.


Jurnalkensah-SOE Pelepasan 4 orang guru SMK Kencana Sakti Haumeni Soe  yang lulus Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) berlangsung,  Sabtu, (05/02/22), bertempat di gedung tersebut.

Dalam acara pelepasan ini turut di hadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kencana Sakti, Drs.Semuel Pandie, MM, Pelaksana Tugas SMP Kencana Sakti Haumeni, Martija Sopaba, S.Si, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Kencana Sakti Haumeni, Regolinda Tusi, S.Pd, sejumlah guru-guru SMP dan SMK Kencana Sakti Haumeni, Staf Tata Usaha serta 4 orang guru yang di lepas.

Pelepasan ini di tandai dengan Pemberian Surat Keputusan Pemberhentian Dengan Hormat oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kencana Sakti yang selanjutnya di terima oleh masing-masing guru tersebut.

Ada pun nama-nama guru yang di lepas adalah Nanang Ahmadi, S.Pd, Oskar Boimau, S.Pd, Jesti Banamtuan,S.Kep, serta Meksi Lobemato, S.Pd.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ujian kensa 2026

Web Ulangan Harian Online Sisa Waktu: 60:00 Ulangan Harian Online *PENTING: Membuka aplikasi lain atau pindah tab saat ujian berlangsung akan membuat soal tertutup otomatis! Pilih Kelas Kelas X-A Kelas X-B Kelas XI-A MULAI UJIAN Memuat…

CERITA RAKYAT "FATU ATONIS" OLEH : THOMAS E.KABU

Pada zaman dahulu di kerajaan Amanatun tepatnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berkuasalah seorang raja yang bernama Usif Banmeni. Usif Banmeni mempunyai banyak sapi, kuda dan kambing. Diantara sekian banyak ternak, terdapat dua orang gembala yang bernama Neno dan Fai. Tugas khusus Neno dan Fai adalah menggembalakan kambing-kambing milik Usif Banmeni tersebut. Pada suatu hari, beberapa ekor kambing yang digembalakan oleh Neno dan Fai hilang. Neno dan Fai masuk hutan keluar hutan mencari kambing-kambing itu. Lalu mereka tiba pada sebuah sungai yang bernama sungai Tumut (Noe Tumut). Sungai (Noe) tersebut merupakan batas alam antara Desa Lilo, Kecamatan Amanatun Utara dengan Desa Oeleu, Kecamatan Toianas. Setelah menyeberangi sungai itu, turunlah hujan yang amat deras. Kilat dan halilintar sambung-menyambung seakan-akan membelah bumi. Mereka mulai merasa dingin, lapar dan ketakutan. Didalam kegelapan senja itu nampaklah sebuah rumah bulat (Ume Kbubu). Rumah bulat (Um...

"SMK Kencana Sakti Haumeni Melaksanakan Seminar Kasus".

Jurnalkensa- Kapan Sebagai salah satu bentuk penerapan antara program pendidikan di sekolah dengan penguasaan program keahlian yang di peroleh maka di lakukan Praktek Sistem Ganda bagi siswa SMK. Sebagaimana pada saat melaksanakan  Praktek Sistem Ganda ini, setiap peserta didik, di harapkan mampu melaksanakan setiap kompetensi keahlian yang menjadi dasar bagi peserta didik tersebut. Pengalaman-pengalaman yang di dapat oleh peserta didik pada saat melaksanakan Praktek Sistem Ganda bisa menjadi sebuah informasi yang baik untuk bisa di terapkan Bertempat di Puskesmas Kapan, sebanyak 14 orang dari gelombang pertama, yang melaksanakan Praktek Sistem Ganda selama 2 Minggu, membuat seminar kasus yang di presentasikan di depan Kepala Puskesmas, Pembimbing dari sekolah serta peserta Praktik Sistem Ganda yang hadir untuk mengikuti seminar kasus tersebut, Jumat, (23/07/21), bertempat di Ruang Aula Puskesmas tersebut. Presentasi yang di laksanakan ini dengan tetap menerapkan Protok...