Langsung ke konten utama

MPLS SMK Kencana Sakti Haumeni Tahun Ajaran 2024/2025.

Jurnalkensa -SoE SMK Kencana Sakti Haumeni, Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS), Propinsi Nusa Tenggara Timur( NTT), menggelar  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2024/2025, bagi peserta didik baru.Kegiatan tersebut berlangsung Senin-Rabu, 15-17 Juli 2024, bertempat di sekolah tersebut. 

Di hari pertama pelaksanaan MPLS, di mulai dengan Upacara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, selanjutnya di berikan materi pertama tentang  pembinaan mental agama dan Ekstrakurikuler dibawakan oleh Elga Biliu, S.Pd , materi Kedua Tentang  Kurikulum di bawakan oleh  Regolinda Tusi, S.Pd, serta Materi ketiga tentang Kekerasan Terhadap Anak dari Yayasan Sanggar Suara Perempuan SoE.

Dalam kesempatan ibu Yunri Kolimon dari Yayasan Sanggar Suara Perempuan SoE yang membawakan materi Remaja dan Pergaulannya ( Dampak Pergaulan Bebas),menyampaikan terkait dengan bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja, situasi dan kondisi terkini Kekerasan Seksual di Kabupaten Timor Tengah Selatan serta bagaimana tindak lanjut apabila seseorang menjadi korban Kekerasan Seksual.

Kegiatan tersebut melibatkan para guru, peserta didik baru serta Perangkat OSIS SMK Kencana Sakti Haumeni. Jumlah peserta didik baru yang mengikuti kegiatan MPLS hari pertama sebanyak 102 orang.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

ujian kensa 2026

Web Ulangan Harian Online Sisa Waktu: 60:00 Ulangan Harian Online *PENTING: Membuka aplikasi lain atau pindah tab saat ujian berlangsung akan membuat soal tertutup otomatis! Pilih Kelas Kelas X-A Kelas X-B Kelas XI-A MULAI UJIAN Memuat…

CERITA RAKYAT "FATU ATONIS" OLEH : THOMAS E.KABU

Pada zaman dahulu di kerajaan Amanatun tepatnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berkuasalah seorang raja yang bernama Usif Banmeni. Usif Banmeni mempunyai banyak sapi, kuda dan kambing. Diantara sekian banyak ternak, terdapat dua orang gembala yang bernama Neno dan Fai. Tugas khusus Neno dan Fai adalah menggembalakan kambing-kambing milik Usif Banmeni tersebut. Pada suatu hari, beberapa ekor kambing yang digembalakan oleh Neno dan Fai hilang. Neno dan Fai masuk hutan keluar hutan mencari kambing-kambing itu. Lalu mereka tiba pada sebuah sungai yang bernama sungai Tumut (Noe Tumut). Sungai (Noe) tersebut merupakan batas alam antara Desa Lilo, Kecamatan Amanatun Utara dengan Desa Oeleu, Kecamatan Toianas. Setelah menyeberangi sungai itu, turunlah hujan yang amat deras. Kilat dan halilintar sambung-menyambung seakan-akan membelah bumi. Mereka mulai merasa dingin, lapar dan ketakutan. Didalam kegelapan senja itu nampaklah sebuah rumah bulat (Ume Kbubu). Rumah bulat (Um...

"ANGKATAN PERTAMA SMK KENCANA SAKTI HAUMENI SOE MELAKSANAKAN TEMU PISAH"

buser-indonesia.Com. SOE, ada waktu bertemu, Ada waktu untuk berpisah, ada waktu untuk menggengam, ada waktu untuk melepaskan genggaman, ada waktu untuk mendidik dan mengajar, ada waktu untuk melihat hasil akhir. Ada waktu untuk beranjak ke jenjang yang lebih tinggi. Adalah rangkaian kata yang dapat menggambarkan rasa dan asa yang keluarga besar SMK Kencana Sakti Haumeni dalam acara temu pisah bersama angkatan pertama SMK Kencana Sakti Haumeni, berlangsung di halaman gedung sekolah tersebut pada, Jumat, (04/06/21). Dalam acara temu pisah ini di hadiri oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru, Ketua Program Keahlian, serta Wali Kelas dari Jurusan  Asisten Keperawatan, Akomodasi Perhotelan serta Usaha Perjalanan Wisata. Pantauan dalam acara temu pisah ini, ada ungkapan hati dari perwakilan  Ketua Program Studi 3 Prodi, Adel Leo, S.Kep., Ns, Perwakilan Wali Kelas, Servasius Faot, S.Tr.,Par, Perwakilan Siswa, Jumiati Tefanay, serta Puisi oleh Yorni Selan, dan sambutan oleh Kepa...